Pada kesempatan kali ini kita akan menyampaikan informasi tentang Sapi Gama Gadjah Mada.

Hasil Persilangan Sapi Gama

Cikal bakal sapi gama bermula di Kalijeruk, Sleman, Yogyakarta yg di inovasi dari Fakultas Peternakan, UGM bekerja bersama dengan lembaga swasta yg nantinya bakal menjadi sapi gama seperti sekarang ini. Gama atau singkatan dari gajah mada atau juga gagah dan macho ini merupakan persilangan yang dari beberapa jenis sapi unggul seperti belgian blue f1 dengan, f1 brahman cross dan f1 yg ada darah wagyu.

Sapi Brahman

Sapi asli negara India yaitu sapi zebu tahun 1842 mulai di ternak kan dan di budidayakan di Amerika yg kemudian bernama brahman yg  ini juga sebenarnya sudah lama masuk ke Indonesia. Di Indonesia sendiri sapi ini menjadi brahman cross karena sudah di silangkan dengan jenis sapi unggul lain.

Sapi yg mempunyai ciri khas berpunuk ini mempunyai daya tahan yg tinggi terhadap cuaca panas dan sangat cocok untuk di budidayakan di negars tropis seperti Indonesia.

Sapi Wagyu

Bagi yg sering menikmati atau memesan makanan di warung steak tentu daging ini tidak asing lg. Harganya yg berbeda dengan daging biasa bahkan 2x lipat lebih mahal memang sebanding dengan kualitas yg di hasilkan. Sapi ini berasal dari Jepang, yang hingga kini mulai di ternakkan di beberapa wilayah di Indonesia.

Sebagai perbandingan sapi lokal dipasaran di hargai 15-30 jt/ekor, limosin 55-70 jt/ekor sedangkan untuk sapi wagyu sendiri di banderol dengan harga 100-250jt/ekor dengan bobot 750 kg – 1.000 kg. Mahalnya harga sapi ini dikarenakan perawatannya yg cukup mahal dan kualitas daging yg premium.

Sapi Belgian Blue

Sapi yg identik dengan double muscle ini sekilas terlihat dan dapat dengan mudah di kenali dari otot yg menonjol yg terlihat pada tubuhnya.

Karena pertumbuhan nya cukup bagus maka sapi belgian blue ini di kembangkan di Indonesia. Cuman masih dalam tahap percobaan dimana di kembangkan di balai inseminasi buatan lembang, bib singosari dan di beberapa pusat-pusat pembibitan di beberapa daerah.

Sapi Gama Gadjah Mada

Dimulai dari 6 tahun belakangan ini pengembangan sapi gama ditargetkan akan selesai dalam 20 tahun demi memenuhi kebutuhan daging dalam negeri dan menambah jenis sapi pedaging unggul.

Sapi yg saat ini berhasil di hasilkan berumur 2 tahun dengan bobot berkisar 600 kg dengan target pengembangan sapi yg cukup memakan waktu ini menurut Bpk. Ali Agus masih wajar mengingat hasilnya akan mendapatkan keturunan sapi yg lebih baik dengan berbagai data yg di dapatkan.

Diharapkan dari persilangan ketiga jenis sapi ini gama memiliki karekteristik belgian blue dengan perototan ganda, lalu wagyu dengan kualitas daging premiumnya serta brahman yg tahan terhadap cuaca panas.

Tagged in:

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles