Manajemen sapi perah dibagi menjadi beberapa klasifikasi diantaranya, tujuan pembesaran sapi perah, pakan sapi perah, metode pemberian pakan, syarat bangunan kandang, dan fasilitas dan perlengkapan kandang.

Tujuan Pembesaran Sapi Perah

Susu merupakan komoditas utama pada usaha peternakan sapi perah rakyat. Susu di hasilkan setelah sapi perah beranak bbila menginginkan produksi susu optimal maka sapi perah harus memiliki tubuh yang sehat, serta kaki yang kuat. Perkembangan ambing yg baik. Serta kemampuan makan yang baik.

Oleh karena itu peternak harus melaksanakan program memelihara sapi sejak lahir secara terprogram dengan tujuan untuk mendapatkan sapi yang memiliki kaki-kaki yang kuat serta ambing dan alat pencernakan yang berkembang baik.

Seperti yang telah di jelaskan di artikel sebelumnya mengenai jenis sapi perah FH asal belanda memiliki jumlah susu terbanyak Dan yang menguntungkan untuk di budidayakan.

Dengan ciri khas utamanya berwarna belang hitam putih dan cenderung jinak. Ciri-ciri sapi fh juga sudah di bahas secara detail di artikel sebelumnya mengenai cara budidaya sapi perah untuk pemula dan profesional.

Pakan Sapi Perah

Sapi perah merupakan jenis hewan ruminansia yang mempunyai lambung majemuk. Rumput sebagai makanan pokok ruminansia di cerna di dalam rumen melalui proses fermentasi dengan bantuan mikroorganisme. Pemberian makanan pada ternak sapi perah di sesuaikan dengan alat pencernaan nya. Pakan sapi perah terdiri dari hijauan sebanyak 60% dan konsentrat 40%.

Macam-macam pakan sapi perah :

  • Makanan hijauan
  • Makanan konsentran
  • Complete feed
  • Serta air

Makanan hijauan

Makanan hijauan adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, terdapat tiga kategori makanan hijauan yaitu, hijauan segar, silase dan jerami.

Hijauan segar adalah asupan pakan sapi dalam bentuk aegar baik yang di potong terlebih dahulu oleh manusia maupun yg di senggut langaung oleh ternak. Hijauan segar umumnya daun-daunan yang berasal dari rumput-rumputan, tanaman biji-bijian atau jenis kacang-kacangan.

Hijauan banyak mengandung karbohidrat dalam bentuk gula sederhana, pati san fruktosa yang sangat berperan dalam menghasilkan energi. Pemberian hijauan sebaiknya dengan cara di potong-potong dengan menggunakan mesin pemotong rumput. Jika tidak ada gunakan peralatan potong yg ada dengan memperkirakan panjang yang sama.

Contoh hijauan segar di antaranya adalah rumput-rumputan meliputi rumput gajah, rumput benggala, rumput cetaria dan lainnya termasuk rumput lapangan yg tumbuh secara liar.

Kacang-kacangan meliputi lamtoro, glirisida, sorgum dan jenis kacang-kacangan lainnya.
Daun-daunan meliputi daun nangka, daun pisang, daun turi kaliandra, daun pete cina, daun ketelarambat, ganggang dan lain-lain.

Untuk mencegah kembung dan cacingan sebaiknya menyabit rumput pada pagi hari setelah embun menghilang dan hindari rumput muda karena mengandung saponin atau bahan pembentuk busa yang menyebabkan perut kembung. Sebelum diberikan ke ternak rumput dikurangi dulu kadar airnya dengan cara menyimpan di posisi tegak dan di layukan.

Sedangkan silase adalah asupan pakan sapi berupa daun dan rerumputan yang sudah si fermentasikan dan jerami adalah asupan pakan sapi berupa pohon padi atau jagung.

Makanan konsentrat

Makanan konsentrat adalah pakan yang kadar seratnya rendah dan mudah di cerna. Terdiri dari campuran bahan pakan yang kadar proteinnya tinggi dan energinya tinggi serta di lengkapi unsur-unsur vitamin dan mineral.

Contoh bahan makan penguat atau bahan konsentrat antara lain dedak padi, dedak gandum, tepung ikan, bungkil kelapa, ampas singkong, ampas tahu, ampas kecap, bungkil kedelai, tepung jagung atau maizena dan lain-lain.

Complete feed

adalah campuran bahan pakan antara hijauan dan konsentrat atau bahan-bahan yang lainnya. Ingat pakan konsentrat sebaiknya diberikan dengan cara kering tujuannya adalah kadar keasamaan atau ph dalam rumen stabil sehingga berpengaruh positif terhadap jumlah dan kualitas susu yang di produksi.

Jika konsentrat di berikan dalam bentuk basah dan di campur dalam air. Dengan adanya air akan menghambat perkembangan rumen serta nafsu makan terhadap hijauan menjadi rendah. Jika masih diberikan dalam bentuk basah. Maka perubahan konsentrar dalam bentuk basah yang di campur air dapat di lakukan secara bertahap dalam waktu 1 minggu dengan prosentase sebagai berikut.

Metode Pemberian Pakan

Ada beberapa metode pemberian pakan di antaranya :

  • Pasteur pastening yang di lakukan hanya di lahan terbuka.
  • Kereman atau dyroth fetening yaitu pemberian pakan hanya di dalam kandang saja
  • Metode kombinasi antara keduanya yang dilakukan secara berselang-seling.

Challenge feeding disebut juga cara pemberian pakan secara bertahap mulai dari 2 minggu awal sebelum beranak sampai puncak produksi sehingga sapi perah dapat optimal produksi susunya dan memaksimalkan kemampuan genetiknya.
Selain makanan sapi sebaiknya di beri air minum secara adlibitung atau tersedia setiap saat.

Pemeliharaan utama adalah pemberian pakan yg cukup dan berkualitas serta menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak yang di pelihara.

Kandang sapi perah yang baik adalah kandang yang sesuai dan memnuhi persyaratan kebutuhan dan kesehatan sapi perah.

Lokasi ideal untuk membangun kandang.
Kandang sebaiknya terpisah dari rumah tinggal dan letaknya cukup jauh dari pemukiman penduduk tetapi mudah di capai oleh kendaraan.

Pentingnya sinar matahari untuk kebutuhan peternakan harus diutamakan dengan memperhatikan masuk tidaknya sinar matahari kedalam kandang agar tidak lembab juga. Serta yg tidak kalah pentingnya lainnya adalah kebutuhan air yg terpenuhi.

Syarat Bangunan Kandang

Tinggi tiang kandang sekurangnnya 200 cm dari lantai kandang dan luas atap kandang 50 cm lebih luas dari bangunan sehingga air hujan tidak masuk. Panjang lantai kandang 150-175 cm dengan kemiringan lantai kandang 1-3 cm dan sudah betonisasi.

Lebar selokan 40-60 cm. Tempat makan yang kebar sehingga memudahkan sapi dalam mengkonsumsi pakan yang di berikan. Tempat air yang dibuat agar air selalu tersedia sepanjang hari dan tak terbatas.

Fasilitas Dan Perlengkapan Kandang

Tersedia gudang pakan, terdapat pembuangan limbah, tersedia matras atau alas kaki. Baik dari karet atau jerami yg di potong2, terdapat lorong depan untuk pemberian pakan. Lorong belakang untuk membersihkan kotoran dan kontrol birahi.

Adanya sumber air tersedia tempat recording atau pencatatan. Tersedia lapangan untuk mengembalakan sapi, kandang terpisah untuk sapi pedet, sapi beranak, dan kandang karantina untuk sapi yg sakit.

Tagged in:
,

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles