Garam yg ada di Indonesia sangat bermacam-macam beda jenis beda pula fungsi dan kandungannya yg bisa di konsumsi sesuai kebutuhan. Berikut kita akan membahas macam macam jenis garam.

Garam Himalaya

Garam Himalaya

Himalayan salt garam berwarna pink yg meningkatkan kelezatan makanan dan punya banyak khasiat, dibanding dengan garam rumahan garam ini lebih besar dan lebih kasar teksturnya. Garam ini merupakan salah satu garam murni yang ada di dunia yg berasal dari tambang garam kaki pegunungan Himalya di Pakistan, garam ini memiliki 80 jenis mineral termasuk zat besi, sehingga warnanya merah muda. Endapan garam ini berasal dari laut selama zaman permian dan kapur yaitu sekitar 250 tahun yang lalu.

Garam di dalam samudra tersebut kemudian menguap sampai meninggalkan endapan garam yang padat. Di warnai oleh mikroorganisme merah muda yang hidup di dalamnya. Garam ini ditemukan sekitar 326 SM ketika pasukan Alexander Agung berhenti untuk istirahat dan mereka melihat kuda-kudanya menjilati batu asin. Sejak saat itu garam mulai ditambang dan kini namanya semakin mendunia.

Kandungan Garam Himalaya

Banyak orang menggunakan himalayan salt karena mengandung lebih banyak mineral, orang yg sedang menjalani diet contohnya memilih menggunakan garam ini dengan menambahkan sejumlah kecil garam dapat membantu menyediakan mineral yg penting untuk mengisi elektrolit detoksivikasi dan menstabilkan ph tubuh normal.

Himalayan salt lebih menyehatkan karena terbuat dari kristal garam batu tidak di murnikan sehingga bebas dari racun. Soal rasa asin garam ini cukup khas sehingga akan menambah cita rasa makanan kita. Tidak hanya menjadi bumbu masakan garam himalaya juga dapat digunakan untuk orang suka berendam dengan air hangat. Garam ini bisa langsung dicampurkan ke bak mandi. Hal ini bisa membuat kita lebih rileks.

Garam Laut

Macam macam jenis garam

Garam laut di dapatkan dari air laut kandungan mineral dan nutrisinya tergantung dari jenis air yg digunakan tetapi sama seperti garam himalaya. Garam laut kaya dengan mineral yang dibutuhkan untuk tubuh, tetapi harus berhati-hati dalam memilih garam laut sebaiknya memilih yang berwarna putih karena semakin gelap warna garam semakin tinggi konsentrasi kotorannya. Bisa jadi garam tersebut terkontaminasi benda-benda yang ada di laut.

Perbedaan Garam Laut dan Garam Dapur

Garam laut di peroleh dari pengeringan air laut dan karena berasal dari air laut kandungan natrium dan klorida terbilang tinggi di tambah mineral lain dalam jumlah yg lebih baik. Sehinga dengan mengkonsumsi garam yg terdapat dari garam laut bisa membantu perbaikan sistem metabolisme tubuh. Tetapi garam yg bukan dari air laut ikatan yg terbentuk ada zat kimia dan tidak ada unsur zat kimia yg lain. Banyak yg bilang bahwa garam laut lebih bagus dari garam biasa, benarkah demikian?

Rasa

Tidak semua garam berasal dari laut, sea salt berasal dari penguapan air laut atau danau air asin sementara garam meja berasal dari tambang garam bawah tanah.

Proses Pembuatan

Garam laut di produksi melalui proses evaporasi air laut atau danau air asin, mineral dan komponen yg terdapat dalam garam air lait tergantung dari jenis air apa yg digunakan. Mineral inilah yg memberi warna dan rasa yg ada pada garam laut sehingga menyebabkan tekstur dan tingkat kekasaran garam. Sementara garam dapur merupakan hasil penambangan dan mengalami proses yg lebih panjang dari garam laut.

Tekstur

Sea salt memiliki tekstur yg lebih kasar dari pada garam meja yg merupakan kristal halus. Karena itulah garam laut biasanya di tempatkan di grinder agar bisa di giling lebih halus saat akan ditaburkan nantinya ke makanan. Sementara itu garam meja cukup menggunakan sheker.

Kandungan Nutrisi

Secara volume garam meja lebih banyak mengandung sodium namun keduanya sama-sama mengandung sekitar 40% sodium.

Harga

Sea salt di jual lebih mahal ketimbang garam meja. Oleh karenanya sea salt biasanya tersedia di supermarket sedangkan garam meja tersedia di berbagai tempat.

Cara Membuat Garam Laut

  1. Mumpulkan air garam dari laut yg kaya akan garam tergantung pada dimana air dikumpulkan, garam yg dihasilkan akan mengambil berbagai macam warna berdasarkan variasi dari mineral yg hadir di setiap lokasi masing-masing. Sangat penting untuk mengumpulkan air garam dari sumber yg bersih, dan jangan kumpulkan air dari tempat yg terkenal polusi udara, limbah kimia, minyak dan jenis polusi lain akan mempengaruhi rasa dan kualitas garam.
  2. Saring airnya, proses ini sangat diperlukan untuk menghilangkan pasir, kerang dan sedimen laut lain dari air.
  3. Biarkan air menguap, garam laut adalah suatu produk yg tidak akan hilang dari proses penguapan air garam. Rencanakan setidaknya proses penguapan berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu.
  4. Panen garam yg tersisa, anda akan melihat kerak garam yg terbentuk saat air munguap. Kristal garam akan berubah menjadi berbagai macam bentuk dan ukuran serta warna yg berbeda berdasarkan darimana mengambil airnya.

Garam Vulkanik

Garam Vulkanik

Penghasil garam vulkanik di Indonesia berada di desa Jono, Grobogan, Jawa Tengah terdapat sumber air asin yg dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan garam oleh warga sekitar.

Walaupun namanya garam vulkanik tetapi garam ini tidak berasal dari gunung vulkanik melainkan dari kawah vulkanik dataran rendah. Kawah ini mengeluarkan letupan-letupan kecil dari perut bumi yg masih aktif. Teori pertama Desa Jono di kelilingi pegunungan kapur mengandung banyak mineral termasuk natrium klorida yg sring disebut garam dapur. Air ini mengalir dan bercampur dengan air resapan hujan hingga sampai ke desa Jono. Teori kedua air muncul dari dalam tanah yg sebenarnya adalah kawah yg melebar.

Air asinnya akan di tampung dengan dibuatkan sumur dan selanjutnya dijemur di bilah-bilah bambu. Pemakaian bambu lebih mudah di dapatkan dan harganya lebih murah dari pada material lainnya. Selanjutnya dijemur dan semua proses dilakukan secara tradisional. Waktu yg diperlukan untuk penjemuran sekitar 7-10 hari sampai air garamnya mengkristal tergantung pada panasnya matahari. Saat air asin sudh mengkristal garam sudah bisa di panen.

Karena di ambil dari tanah, garam vukanik bebas dari kontaminasi plastik harganya memang sedikit lebih mahal dari garam laut biasa. Tetapi kandungan mineralnya lebih besar dari garam laut. Walau tidak mengandung iodium tetapi penelitian membuktikan kandungan mineralnya lebih banyak dibandingkan jenis garam lainnya. Rasa garam vulkanik ini asin dan ada sedikit gurihnya.

Efek Buruk Garam Bagi Kesehatan

Seluruh garam yg merupakan ikatan dari natrium klorida apakh itu dari air laut atau buatan keduanya mempunyai efek samping jika di konsumsi dalam jumlah besar. Dan pada dasarnya tubuh hanya membutuhkan natrium sekitar 2.000 mg dan setara dengan 1 sdt garam, baik garam laut maupun buatan. Lebih dari itu akan menggangu keseimbangan tubuh terutama keseimbangan cairan karena natrium dalam tubuh berfungsi menahan air, jika jumlahnya besar akan banyak sekali air yg tertahan dalam pembuluh darah sehingga bisa terjadi menggangu tekanan darah dan terjadi peningkatan pembuluh darah dan dinding menjadi tidak elastis.

Demikian macam macam jenis garam. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Tagged in:

, ,

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles