Sumba pulau di Nusa Tenggara Timur memang terkenal dengan kegagahan kuda sandalwood, kuda ini adalah asli Indonesia yang dikembang biakkan di tanah Sumba. Masyarakat Sumba memegang teguh kepercayaan nenek moyang mereka dimana kuda atau ndara mereka biasa sebutnya mempunyai kedudukan yang tinggi. Biasanya kuda-kuda ini di latih di pantai untuk melatih fisiknya hal ini dikarenakan pasir membuat langkah nya menjadi berat dan otot-otot terbentuk juga melatih pernafasan kuda.

Kuda Sumba diperlakukan seperti binatang liar. Mereka biarkan bebas berlari tanpa tapak kaki. Penumpang kuda sumba juga harus memiliki keseimbangan tubuh yg baik karena kuda sumba tidak dibekali dengan pelana. Bagi masyarakat sumba kuda di anggap sebagai bagian penting dari kehidupan. Dalam pelatihan kuda pasola baiknya dilakukan pagi hari agar panas di siang tidak membuat kuda lebih cepat lelah dan dehidrasi. Kuda sumba sandalwood merupakan jenis dari kuda poni dengan postur kecil, bentuk kaki dan punggungnya kekar dengan leher yg besar.

Menjinakkan Kuda Liar Sumba

Kuda Liar Sumba

Menjinakkan kuda liar memerlukan teknik khusus yg dilakukan oleh orang berpengalaman yg biasa disebut pamor punjara si penjinak kuda yg terbiasa dari kecil berinteraksi dan mengembala kuda liar. Untuk menjinakkan kuda liar harus menangkap indukannya terlebih dahulu dengan menjebak anaknya tentunya yg ditangkap adalah kuda-kuda remaja. Tali jerat dirancang khusus agar mudah menjerat leher kuda dibutuhkan waktu hingga 2 jam untuk menangkap satu ekor kuda liar.

Setelah tertangkap kuda akan diikat dengan tali yg bertujuan untuk mengendalikan kuda walaupun masih sangat agresif lalu membiarkan kuda lelah sebelum dijinakkan. Setelah tenang akibat kehabisan tenaga kuda selanjutnya di mandikan dengan air laut sebagai terapi untuk otot kuda.

Kuda-kuda disini hidup di padang savanna dengan membentuk kawanan, itulah sebabnya kunda menjadi liar dan akan dijinakkan jika mau ditunggangi untuk acara pasola misalnya. Setidaknya kuda akan menjadi jinak jika sudah di jerat 3-4 kali. Meski berada di padang savanna bukan berarti tidak memiliki kandang, kandang biasanya hanya untuk mengumpulkan kuda di satu tempat dan biasanya tidak terlalu besar. Dalam menandai kepemilikan, biasanya pemilik memberikan cap pada kuda-kudanya berisi huruf dan angka.

Cara Membubuhkan Cap Pada Kuda

Pada bagian pipi menandakan dari mana kuda ini berasal, sedangkan paha bagian depan akan menjadi penanda dimana kandangnya berada lalu paha bagian belakang akan menandakan siapa pemilik kuda tersebut yg bisa di taruh di kiri dan kanan. Tetapi untuk cap wilayah berasal hanya boleh di taruh di paha depan bagian kanan agar mudah di kenali.

Kuda sandal juga memiliki harga jual yg tinggi bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta per ekor, karena masih diternakkan di alam terbuka mereka menjadi rentan terancam penyakit salah satunya golongan trypanosema dengan ciri bengkak di daerah kelamin, dada, kaki dan tubuh kuda menjadi kurus hingga menyebabkan kematian.

Agar tumbuh dengan baik biasanya kandang di keluarkan dari kandang dan dibiarkan di padang savanna beberapa hari bahkan satu minggu dengan lebih dari 3 km jarak mereka dari kandang. Pasokan makanan di alam bebas nyatanya lebih menjamin tumbuh kembang kuda. Bagi masyarakat sumba kuda menjadi patokan tingkat kekaayaan.

Ciri Ciri Kuda Sandalwood

  • Kulit ketika di pegang lebih tebal.
  • Panjang kaki lebih pendek.
  • Pergelangan kaki cenderung pendek.
  • Tinggi maksimum 132 cm.
  • Ukuran tubuh lebih kecil.

Keberadaan kuda sandalwood sedikit demi sedikit tersisih akibat banyaknya kuda persilangan yg diternakkan warga karena di anggap lebih memumpuni dijadikan kuda pacu karena postur lebih tinggi. Kuda sandalwood bagi masyarakat sumba sering dijadikan alat transportasi, dikonsumsi dagingnya, serta mas kawin.

Demikian artikel kuda liar sumba, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Tagged in:
,

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles