Cara Membuat Kandang Sapi Yang Baik

Setelah beberapa postingan kebelakang kita membahas tentang sapi, kali ini kita akan membahas tentang kandang sapi.

Dibeberapa peternak ada yang menggunakan kandang dengan menutup pinggir dan depan kandang seperti rumah. Hal ini adalah salah pemahaman, memiliki niat agar sapi tidak kedinginan justru mengorbankan kesehatan dan kualitas udara sapi itu sendiri. Nyatanya dengan suhu dingin di Indonesia saat ini sapi tidak mungkin mati disebabkan oleh hal itu.

Mastitis contohnya disebabkan karena lantai tidak rata dan puting tertekan baik oleh kakinya waktu duduk dan susunya keluar sehingga bakteri masuk dengan mudah, terutama lantai yang kotorannya tidak dibersihkan dengan baik. Tetutama kemiringan kandang tidak di atur dengan baik.

Cara Membuat Kandang Sapi yang Baik

Yang perlu di perhatikan adalah kenyamanan pada sapi karena akan memudahkan proses pemeliharaan dan pemerahan sapi itu sendiri, mulai dari kebersihan lantai, sinar matahari yang masuk, ukuran kandang, sampai saluran pembuangan harus di perhatikan secara detail.

Lantai Kandang Sapi

Lantai kandang sapi baiknya yang digunakan adalah dengan karpet. Karpetnya di tanam di plesteran agar tidak gampang goyang dan tidak gampang lepas. Efeknya di pertumbuhan kuku kaki akan sempurna.

Sapi yang memiliki kemiringan yang baik sekitar 15° ke arah selokan akan tetap kering mulai dari urine yang mengalir sendiri dan feses yang gampang di bersihkan, lebih streril.

Tipe Kandang Sapi

Memelihara sapi memiliki tipe kandang dengan beberapa tipe di antaranya :

  1. Di ikat masing-masing sapi.
  2. Di lepas dengan metode koloni.

Diikat Masing-Masing Sapi

Sapi di ikat untuk sapi yang sudah besar, agresif dan tidak bisa di pelihara secara koloni. Sapi yang sudah besar jika dilepas dalam bentuk koloni juga tergolong beresiko dikarenakan apabila berkelahi bisa berakibat fatal, contohnya luka dan membahayakan sapi. Sapi yang berbobot 500 kg umumnya di ikat.

Di Lepas Metode Koloni

Sapi-sapi yang di lepas secara koloni memiliki keuntungan bisa menyiapkan tempat minum di satu tempat dimana kondisi sapi haus langsung bisa minum, demikian juga untuk tempat pakan kita memberikan di tempat pakan dan tidak di jatah di masing-masing sapi. Intinya bila secara koloni akan efesien untuk tempat pakan dan minum.

Kelebihan lainnya sapi-sapi yang di lepas pertumbuhannya akan lebih cepat dikarenakan sapi merasa bebas, merasa nyaman bahkan jika tidak di mandikan sapi akan bersih karena sapi satu dan lainnya saling menjilat dan membersihkan badannya.

Jenis Kandang Sapi

Ada beberapa jenis kandang sapi di antara nya :

  • Head to head atau kepala berhadapan dengan kepala.
  • Tail to tail atau ekor berhadapan dengan ekor.

Kandang berkonsep saling membelakangi memiliki ukuran 2 meter jarak dari kokopan ke belakang sebenarnya cukup, ditambah dengan area pengontrolan mencapai 3,5+3,5 meter.

Dengan kandang sapi tipe tail to tail memiliki kelebihan menghemat saluran pembuangan kotoran, satu aliran, satu parit, kotoran berkumpul di tengah-tengah kemudian di dorong ke arah pembuangan.

Ukuran Kandang Sapi

Kokopan atau tempat pakan berlebar sekitar 40-50 cm sudah cukup lebar untuk pakan hijauan. Tetapi jika ingin penggemukan dan full konsentrat atau fetening atau 80% konsentrat, kokopan atau tempat pakan bisa 30-40 cm.

Standar kemiringan kandang depan dan belakang memiliki selisih +- 10-15 cm, sehingga cukup mengalirkan kotoran cair hingga mengalir dengan sendirinya.

Pointnya untuk ukuran kandang sapi adalah kebebasan dalam bergeraknya sapi, misalnya untuk indukan 1,5×2,5 meter. Untuk tinggi kandang idealnya 3-4 meter dari tanah.

Rangka Kombinasi

Dikarenakan sapi memiliki tenaga yang lebih kuat dibanding ternak lain, baiknya tiangnya agar betahan lama digunakan rangka kombinasi antara baja ringan dan beton.

Demikian artikel cara membuat kandang sapi yang baik, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Tagged in:

, , ,

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles