Cara Ternak Bebek Pedaging Hibrida

Salah satu usaha yang cukup menjanjikan lainnya dalam dunia peternakan adalah budidaya bebek pedaging hibrida. Dewasa kini sudah banyak daging bebek diminati oleh pecinta kuliner baik di warung makan pinggir jalan, restaurant bahkan hotel menyajikan menu ini.

Bebek yang dulunya hanya dibudidayakan di kalangan masyarakat untuk konsumsi pribadi kini menjelma menjadi budidaya untuk produksi yang lebih besar.

Cara Beternak Bebek Pedaging Hibrida

Kandang

Kandang bebek pedaging

Hal pertama yang perlu di persiapkan tentunya adalah kandangnya. Jika sebelumnya beternak ayam broiler dan sekarang kandang ayam broiler nya tidak di pakai, bisa di gunakan untuk beternak bebek pedaging kepadatan nya biasanya bisa mencapai 50 ekor per meternya. Di angka 30-45 adalah angka idealnya.

Model kandang lainnya adalag kandang yang disiapkan dengan menyekat tambahan keliling kandang dan lantainya langsung dengan tanah.

Manajemen Penyakit

baik dari segi penyakitnya, obatnya, manajemen kandang dan panennya. Tidak jauh berbeda dengan ayam broiler. Meskipun bebek lebih tahan terhadap penyakit ketimbang dari ayam, berikut beberapa penyakit yang sering menyerang bebek pedaging.

    • Snot atau mata bengkak menjadi penyakit yang paling sering menyerang pada unggas, karena berhubungan dengan kebersihan udara dan kepadatan ternak. Penyakit ini bisa di obati dengan manajemen sirkulasi dan obat-obatkan kimia. Selengkapnya untuk penyakit snot disini.
    • Pilek juga sering menyerang bebek, penyakit ini sering di barengi dengan snot pada ayam.

Pakan bebek pedaging

Pada usia awal untuk pembentukan dan pembelahan sel serta pembesaran sel di perlukan protein yang tinggi berkisar antara 20-23, bisa menggunakan pakan pabrikan 511 dari Pokphand atau gold coin A 201 C dan pakan merk lainnya. Pakan merk gold coin td berkisar di antara 385-400 rb/zaknya.

Jika sudah berumur 15 hari ke atas pakan bisa di campur dengan dedak, tepung jagung juga konsentrat untuk menekan angka produksi. Juga yang terbaru keong mas juga selain bergizi juga murah.

Perbedaan bebek peking dan hibrida

Bebek Pedaging Hibrida

Perbedannya terletak pada warna bulunya. Bebek peking berwarna putih dengan paruh kuning yang khasnya. Sedangkan bebek hibrida berwarna coklat dan putih di bawah dadanya.

Bebek peking adalah bebek asli dari china yang dimamfaatkan dagingnya. Sementara bebek pedaging hibrida adalah persilangan yang sudah dilakukan dengan mengawinkan bebek peking dengan jenis bebek lainnya.

Meski tidak bisa mengalahkan pertumbuhan berat badan bebek peking yang dalam minggu ke lima sudah bisa mencapai bobot 2 kg. Bebek hibrida pedaging bisa mencapai bobot 1,5 dalam waktu  5 mingguan.

Bebek pedaging hibrida di dapatkan dari hasil persilangan dengan menggunakan kawin suntik atau inseminasi buatan.

Harga bebek hibrida

Harga bebek hibrida di bagi dua, harga anakan bebek atau istilahnya DOD (Day old Duck) dan harga jual bebek hibrida setelah dewasa atau masa panen.

Harga DOD 5000-7000/ekor atau dalam 1 box yang berisi 102-103 ekor di patok sekitar  Rp 500.000 – 550.000 harga ini per Desember 2019. Harga bisa berubah tergantung permintaan dan pasar.

Harga bebek pedaging hibrida di tingkat kandang perkilonya bisa mencapai harga Rp. 20.000 – 22.000 /kg. Hal ini juga kembali lg ke pasar dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Harga yang cukup stabil dibandingkan dengan ayam broiler. Dimana dengan harga bibit yang 5rb/ekor dengan bobot panen mencapai 20rb/kg ini termasuk menjanjikan dimana dengan umur 35 hari sudah bisa mencapai bobot 1,5-1,6 kg.

Cara beternak bebek pedaging hibrida dimulai dari tipe kandang, penyakit, harga bebek pedaging hibrida DOD dan siap panennya, serta perbedaan bebek peking dan hibrida.

Tagged in:

, ,

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles