Kalau di Sumatera ada ayam hutan merah, wilayah Jawa sampai Nusa Tenggara juga punya ayam hutan yang tidak kalah unik dan cantik. Sebagian masyarakat pasti sudah mengena dengan ayam hutan hijau (Gallus Varius) ini dari namanya saja sudah manggambarkan ciri khas dari warna tubuhnya. Ayam hutan ini masih memiliki sifat liar dan teritorial. Bedanya ayam hutan hijau di Pulau Jawa sering dijadikan untuk kontes dengan melatih mereka menggunakan rekaman suara ayam hutan lainnya. Suara kokok ayam ini juga sangat khas.

Ayam Hutan Hijau

Ciri Khas Ayam Hutan Hijau

  • Memiliki jengger yang lebar dan besar.
  • Pial berukuran besar hingga menjuntai ke bawah.
  • Warna bulu hijau dari leher hingga kebadan berwarna kuning keemasan.
  • Suara kokok yg khas.

Telur ayam hutan yang dijumpai di semak-semak sebaiknya di masukkan ke mesin tetas inkubator selama 21 hari diberi penghangat agar mendapatkan panas yg merata dengan tujuan untuk pelestarian ayam hutan yg mulai punah. Jumlah ayam hutan di alam kini semakin sedikit baik yg merah maupun yg hijau hal ini dikarenakan penangkapan besar-besarn oleh manusia. Ayam ini juga diyakini sebagai leluhur dari ayam peliharaan sejak 5.000 tahun silam sejak peradaban lembah sungai indus ayam dipercaya sudah dijadikan peliharaan.

Cara Merawat Ayam Hutan Hijau

Ayam hutan hijau dewasa dibiasakan untuk berinteraksi dengan manusia agar tidak cepat stress jika banyak orang disekitarnya. Ayam yg di bebaskan dan kandangnya di luar mungkin kita pernah jumpai ayam dengan santai sambil tiduran mandi pasir, hal ini bertujuan untuk mencegah kelumpuhan, turun urat, bulu keriting dan memberikan elastisitas otot, ayam juga memakan kerikil dari pasir yg berguna untuk membantu proses pencernaannya.

Vitamin Khusus

Perlakuan khusus untuk ayam ini adalah dengan menjemurnya dikarenakan sinar matahari dapat menghangatkan tubuhnya. Penjemuran dapat berlangsung selama 3 jam yaitu sejak pukul 7-9 pagi. Perawatan tambahan lainnya di beri vitamin berupa kacang-kacangan, bawang putih, madu, dan telur untuk kesehatan ayam.

Memandikan

Sampo khusus unggas yg diberikan dengan campuran daun salam bisa diberikan seusai dijemur dan mandi pasir yg berfungsi untuk membuat bulu mengkilat dan menghilangkan kutu di badan ayam, setelahnya jemur ayam kembali untuk mengeringkan ayam.

Pakan Ayam Hutan Hijau

Ayam hutan biasanya memakan serangga, biji-bijian bahkan pucuk-pucuk rumput. Ayam hutan termasuk ayam yang sangat setia dimana hanya memiliki seekor pasangan dalam hidupnya. Di Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah ada peternak yg berhasil membudidayakannya. Pertama proses kawin ayam betina yg sudah berusia 8 bulan sedangkan pejantan berumur 2 tahun dengan menempatkan mereka di satu sangkar. Setelah proses kawin ayam diberi pakan tambahan berupa beras merah, jagung, gabah, kacang hijau, ketan hitam dan pur. Suplemen khusus lainnya bisa berupa, kunyit, jahe dan bawang putih yang diberikan dengan campuran jangkrik.

Tagged in:
, ,

About the Author

Peternak

Berbagi Informasi mulai dari Cara Mengobati Ayam, Harga Ayam, Manajemen, Kesehatan Ayam, Berbagai macam penyakit, dan info-info menarik lainnya.

View All Articles